dulu kita sama-sama mencintai hujan..
kita juga ingat suara ibu yang berteriak memanggil..
tapi anak-anak tak pernah bergeming,
bahkan makin dalam
menghayati hujan..
sekarang aku masih mencintainya
sebagai kekasih yang paling memahamiku
sebagai sebuah hal yang menenangkan…
tiba-tiba kau berlalu meninggalkan secarik pesan
“aku telah membenci hujan..”
dan akhirnya kita memang harus memilih jalan sendiri..
